Ayo Bangkit Garudaku

28 Dec 2010

Kekalahan tim nasional Indonesia dalam laga pertama final Piala AFF 2010 melawan Malaysia dengan skor 3-0 sungguh memilukan. Masyarakat Indonesia yang sedang mendapatkan angin segar harapan akan kembalinya kejayaan Indonesia di kancah persepakbolaan Asia tenggara seakan tertunduk lesu karena harapan itu kian menipis. Betapa tidak, Indonesia harus mencetak minimal 4 gol tanpa kebobolan ketika menjamu Malaysia tanggal 29 Desember besok. Banyak pihak telah pesimis bahwa hal ini sulit untuk dilakukan timnas Indonesia. Memori kemenangan telak atas Malaysia di babak penyisihan grup dengan skor 5-1 seolah menjadi hampa.

Malaysia di final bukanlah Malaysia yang mudah kita pecundangi seperti saat babak penyisihan. Dengan grafik permainan yang terus meningkat, mereka telah menjelma menjadi kekuatan yang tangguh. Setelah lolos penyisihan dengan status runner up di bawah tim merah putih, Malaysia menunjukkan tajinya dengan menggasak juara bertahan Vietnam untuk menuju final menghadapi Indonesia.

Garuda Lambang Kebanggaan

Garuda Lambang Kebanggaan

Kemenangan atas Malaysia bukanlah sekedar kemenangan sepakbola. Pertandingan dengan Malaysia selalu syarat gengsi. Pertandingan sepakbola yang merupakan hiburan pun seakan sebagai gambaran konflik dan gesekan- gesekan masalah yang sering mengganggu hubungan kedua Negara, seperti masalah penyiksaan TKI, klaim budaya, masalah perbatasan, dan sebagainya. Seolah- olah baik Indonesia maupun Malaysia ingin mengatakan bahwa mereka boleh kalah dengan lawan- lawan lain, tetapi tidak boleh dengan negara tetangga yang masih serumpun ini.

Walaupun fakta terasa berat, kemenangan dikandang bukanlah sesuatu yang sulit untuk diraih tim Nasional Indonesia jika mereka mampu menampilkan permainan terbaik seperti pada laga- laga sebelum babak final. Faktor mental sangat menentukan untuk bisa memenangkan pertandingan ini. Yang penting diperhatikan juga bahwa supporter Timnas Indonesia pun harus sportif. Tak perlu kita membalas tindakan provokatif supporter Malaysia yang menggunakan sinar laser untuk mengganggu konsentrasi pemain. Hal ini justru akan merugikan Indonesia yang butuh dukungan supporter untuk menggapai kemenangan menuju tahta tertinggi tingkat Asia tenggara untuk pertama kalinya ini. Ayo bangkit garudaku. Kami selalu berada dibelakangmu..


TAGS


-

Author

Follow Me