• 21

    Sep

    Negeri Yang Pandai Bersyukur

    Alkisah di sebuah negeri antah berantah yang sedang bersitegang dengan negara tetangga mengenai wilayah perbatasan dan klaim budaya, rakyatpun menunggu pidato presiden mengenai sikap pemerintah terhadap tetangganya itu. Akhirnya saat yang dinanti pun tiba. Sang presiden menyampaikan pidatonya. Inilah poin utama dari pidato sang presiden: Sang Presiden: Sebagai negara yang serumpun dan bersaudara, Kita harus menyelesaikan konflik ini dengan sikap yang bermartabat, jangan menggunakan kekuatan senjata dan kekerasan yang justru akan merendahkan martabat kita. Utamakan diplomasi damai untuk menyelesaikanya. Berbagai pihak pun segera menanggapi pidato yang disampaikan presiden tersebut. Berikut adalah opini mereka: Menteri Luar Negeri: Kita harus bersyukur karena presiden lebih percaya kepada
-

Author

Follow Me